Andai Semua Politisi se-Patriot MUNARMAN

Ahmad murtadho

Ada pelajaran penting yang dapat kita petik dari aksi penyerahan diri seorang Panglima Laskar FPI, Munarman. Pelajaran penting itu adalah sebuah jiwa patriotisme, karena Munarman benar-benar memenuhi janji yang telah ia utarakan, yaitu akan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian apabila SKB tentang Ahmadiyah telah diterbitkan. Munarman tetap menyerahkan diri ke pihak Kepolisian meskipun ia belum sepenuhnya puas dengan isi SKB tersebut.

Kompas.com(Senin, 9 Juni 2008 | 21:58 WIB)

“JAKARTA, SENIN - Panglima Komando Laskar Islam (KLI), Munarman belum cukup puas dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ahmadiyah. Dia ingin SKB Ahmadiyah dilanjutkan menjadi keputusan presiden dan Ahmadiyah dibubarkan.

Demikian disampaikan salah satu tim pembela Munarman, Chairil Syah, setelah menemui Munarman di Direktorat Serse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (9/6) malam.

Chairil menegaskan bahwa Munarman benar-benar datang seorang diri ke Polda Metro Jaya. “Munarman datang ke Polda pukul 19.55 WIB dan langsung menemui Kasat Kamneg, bapak Sihombing,” katanya.

Munarman datang ke Polda menggunakan taksi dan saat masuk Polda ia bertemu dengan Lukman Hakim, salah satu tim pengacara lainnya.”

Inilah sikap yang harus diteladani oleh para politisi-politisi atau para pemimpin bangsa. Karena banyak sekali politisi yang hanya berbicara saja, tanpa ada tindakan nyata. Apabila ditanyakan mengenai hal itu, mereka menjawab bahwa terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan perkiraan saya, maka saya tidak dapat melaksanakan janji saya sebelumnya.

Bukankah itu sebuah tindakan pengecut yang penuh kemunafikan. Mereka tidak dapat menepati janji-janji yang mereka berikan. Mereka hanya dapat memberikan alasan-alasan, tanpa ada sebuah tindakan nyata.

Oleh karena itu, sebaiknya para politisi dapat meniru sikap patriotisme Munarman (dalam hal menepati janji), terlepas dari kasus hukum yang sedang dijalani oleh Munarman. Agar nantinya para politisi tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang munafik. Karena salah satu tanda orang yang munafik adalah ” apabila ia berkata, maka ia mengingkarinnya (bohong).

Sumber :

http://www.kompas.com

http://www.detik.com

Sxtiap Pribadi Itu Pxnting

Sxkalipun tombol kxboard ini sxdikit rusak, namun mxsin ini masih bxkerja dxngan baik kxcuali satu tombol. Anda akan mxngira bahwa dengan sxmua tombol lainnya masih bxrfungsi dxngan baik, satu tombol yang tidak bxkxrja tentulah tidak txrampau mxrisaukan, txtapi satu tombol saja yang rusak tampaknya mxhancurkan sxluruh pxkxrjaan ini.

Bolxh jadi Anda bxrkata pada diri Anda ” yah saya hanyalah satu orang saja. tidak ada orang yang akan mxmpxrhatikan kalau saya tidak mxlakukan tugas saya sebaik-baiknya.” txtapi sungguh bxsar pxrbxdaanya karxna untuk bxkxrja sxbagaimana mxstinnya, sxluruh organisasi mxmbutuhkan kxmampuan pxnuh mxrxka masing-masing.

… continue reading this entry.

FENOMENA BUKU “THE SECRET” (what is the secret??)


070225_secretcover_vl_widec-feature.jpg

Hari ini saya berjalan-jalan ke subuah mall di bilangan grogol Jakarta Barat bersama teman-teman saya. Di dalam mall, saya memasuki salah satu toko buku terkenal, Gramedia. Sebelum saya memasuki toko buku tersebut, perhatian saya tertuju pada sebuah papan pengumuman buku best seller. Posisi pertama ditempati oleh buku ” The Secret” yang telah terjual lebih kurang 5000 buku. Saya sungguh terkejut melihatnya.

Mungkin para pengunjung toko-toko buku tertarik untuk membeli buku ini karena penasaran dengan judul buku tersebut “The Secret”. Pengunjung pasti bertanya-tanya dalam hatinya tentang rahasia apakah yang sesungguhnya terdapat dalam buku tersebut. Cover buku tersebut yang terlihat simpel. Namun, sepertinya di balik kesimpelan cover buku tersebut, seakan-akan terdapat sebuah rahasia menarik. Terlebih lagi, di cover buku tersebut terdapat tulisan ” The secret has travelled through centuries to reach you.

Saya telah membaca buku “The Secret ” ini yang saya peroleh dari seorang teman. Namun, “saya tidak pernah membacanya sampai selesai”. Mengapa ? Anda akan tahu jawabannya setalah saya memberikan sedikit gambaran tentang buku ini.

—————————————————————————————————————————
Buku karangan Rhonde Byne ini merupakan buku yang bergenre “motivation book”. Buku ini bisa dikatakan mirip dengan sejenis buku-buku motivasi lainnya seperti “chicken soup series”, yang berisikan motivasi-motivasi untuk menghadapi kehidupan yan penuh cobaan ini.

Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh pengalaman hidup dari sang penulis sendiri yang menurutnya begitu penuh cobaan. Sang penulis merasa bahwa beban hidupnya begitu berat akibat pekerjaan yang begitu berat. Ditambah lagi ayah yang dicintainnya tiba-tiba saja meninggal dunia. Selain itu, kisah asmaranya pun hancur berantakan. Rhonde Byne sudah merasa sangat putus asa. Sampai akhirnya ia menemukan (yang menurutnya) sebuah rahasia. Ia menemukan sebuah batu gem yang bertuliskan(yang menurutnya) sebuah rahasia. Apakah rahasia itu ?????

—————————————————————————————————————————

 Lalu setelah menyuguhkan sebuah pengantar yang menarik tentang rahasia tersebut, sang penulis bukannya membuka rahasia tersebut, ia malah membesar-besarkan (yang menurutnya) rahasia ini dengan memberikan beberapa pernyataan hiperbola tentang rahasia tersebut.

 ”Ia mengatakan bahwa rahasia ini telah terkubur.rahasia ini telah lama dimiliki. rahasia ini telah lama disembunyikan. rahasia ini tidak akan dipublikasikan.Ia mengatakan bahwa orang-orang yang mempercayai rahasia ini adalah orang-orang hebat.
Ia mengatakan ingin membagi rahasia ini ke seluruh dunia. Lalu sang penulis(Rhonde Byne) mengatakan bahwa ia ingin mengumpulkan semua orang hidup yang masih mengetahui rahasia ini.
Ia mengatakan jika anda mengetahui semua rahasia ini, anda akan memperoleh semua yang anda inginkan, seperti kesehatan, kekayaan, dan kebahagian.”

 Wow, setelah membaca kalimat-kalimat hiperbola tersebut, saya semakin tertarik untuk membaca buku yang direkomdasikan oleh teman saya ini. Namun, setelah saya membaca hampir setengah dari total halaman buku tersebut, saya sangat kecewa terhadap isi dari buku tersebut.
Sang penulis mengutarakan bahwa rahasia yang terdapat dalam buku yang ia tulis adalah mengenai ” Law attraction” atau hukum tarik-menarik. Ia mengatakan bahwa jika seseorang sedang memikirkan sesuatu, sesungguhnya ia talah mengirimkan sebuah sinyal ke alam dan alam akan meresponya dengan mengabulkan tindakan anda.
Selain itu penulis juga mengambil intisari dari cerita aladin dan lampu wasiat yang berisi jin. Ia menganalogikan bahwa setiap manusia yang hidup di zaman sekarang ini  bisa seperti aladin yang dapat meminta beberapa permintaan kepada jin yang akan mengabulkannya. “Your wishes,My command”. Itu adalah kalimat yang diucapkan sang jin. Penulis percaya bahwa jika seseoran yang yakin akan keinginannya, maka sesuatu itu akan terwujud selayaknya permintaan aladin kepada jinnya.
Pertama-tama, saya sangat kecewa tentang pernyataan sang penulis yang mengatakan akan mengumpulkan orang-orang yang masih hidup yang mengetahui rahasia tersebut. Ternyata orang-orang tersebut hanyalah kumpulan dari para psikologi, penulis buku, visioner dan para motivator.

Lalu, kekecewaan saya berlanjut setelah saya telah membaca setengah dari total halaman. Setelah saya membaca setengah dari buku tersebut, saya sudah dapat mengambil kesimpulan yang tersirat dalam buku tersebut bahwa sebenarnya rahasia itu adalah  “BERDOA dan YAKIN KEPADA ALLAH.”

Namun, karena mungkin sang penulis tidak percaya akan keberadaan Allah, maka penulis selalu menganalogikannya dengan sosok Jin.
Kita semua pasti sudah tahu bahwa Allah akan mengabuli segala permintaan hambanya yang dikehendakiNya.
Ini bukanlah sebuah rahasia besar. Bahkan hal ini telah dituliskan dalam Al-qur’an ” Berdoalah kepadaKu(Allah), niscaya akan keperkenankan bagimu. Doa adalah senjata bagi kaum muslim. Orang muslim telah mengetahui ini(yang menurut penulis The secret) sejak dahulu. Rahasia ini tidak pernah dikubur, rahasia ini tidak pernah hilang, dan selalu dipegang teguh oleh orang-orang yang beriman.

Jadi, sesungguhnya buku the secret tidak pernah memberikan sebuah rahasia yang telah terkubur atau telah menghilang. Dan mengenai “law attraction”, sebenarnya ini lebih mirip sebuah bentuk prasangka baik (Husnu zan) terhadap Allah. Yang dimaksud di sini adalah jika kita BERDOA kepada Allah, maka kita harus yakin terhadap Allah bahwa Allah akan memperkenankan doa kita asalkan tidak ada keraguan kepadaNya. Dan akhir kata, Teruslah berusaha, berpikir positif dan jangan lupa BERDOA dengan sepenuh hati.

Time Based Vs Volume Based

                Perkembangan penggunanaan jasa layanan internet di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini membuat  para operator penyedia “layanan internet “berlomba-lomba untuk mendapatkan sebanyak mungkin pelanggan baru dengan menawarkan tarif yang murah serta berbagai bonus, seperti gratis modem dan proses instalasi.

                Salah satu hal terpenting yang perlu anda pikirkan sebelum memilih operator layanan internet adalah “ tarif yang dibebankan” oleh setiap operator. Terdapat 2(dua) sistem penghitungan tarif akses internet, yaitu :

1.Time Base

                Perhitungan tarif akses internet yang didasarkan pada jumlah waktu yang anda habiskan dalam menggunakan layanan internet

2.Volume Base

                Perhitungan tarif akses internrt yang didasarkan pada besarnya ukuran file/data yang anda akses dalam pengguanaan akses internet tersebut.

Daftar tarif akses internet

CSD

GPRS

CDMA

Tim base

Volume base

Simpati

Rp  1000/menit

Rp 30 /Kb

Kartu HALO

Rp  1000/menit

Rp  25/Kb

XL

Rp  10/Kb

Mentari

Rp  5/Kb

Matrix

Rp  15/Kb

Im3

Rp  400/menit

Rp 10 /Kb

Flexi

Rp 3/Kb

Esia

Rp 100 /menit

Rp 5/Kb

Fren

Rp 160/ menit

Rp 2/Kb

Star One

Rp 3/Kb

Sumber                : situs masing-masing operator (17-02-2007)

                Sistem perhitungan kedua sistem di atas sangat bergantung pada masing-masing penyedia akses internet. Jika kita menggunakan operator GSM, sistem timebase akan diterapkan pada teknologi CSD dan sistem volume base akan diterapkan pada teknologi GPRS. Sementara, untuk operator CDMA , ada yang mengunanakan salah satu sistem tersebut ataupun keduannya.

                Manakah yang lebih baik ? Tentu saja jawabannya tergantung kepada penggunaan akses internet anda. Jika kebutuhan akses internet anda hanyalah untuk kepentingan chatting atau hanya untuk browsing dengan frekuensi yang rendah, sebaiknya anda menggunakan tarif yang berdasarkan volume base.

                Sebaliknya, jika kebutuhan akses internet anda untuk mendownload/mengupload file-file, sebaiknya anda menggunakan tarif yangberdasarkan perhitungan time base.

                Nah, sekarang semuannya terserah anda untuk menentukan pilihan jenis perhitungan tarif dan operator penyedia layanan jasa internet yang anda inginkan!!!

               

Just started

i just started making a blogsite. basicly, i don’t really like to write about my personal story or something that happen in my life. so, i”ll try to fil this blog with my personal idea, or maybe a good or useful article…

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!